Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kemenbud Kucurkan Rp1,5 Miliar Bantu 98 Seniman dan Pegawai Budaya Korban Banjir Sumatera

2025-12-05 | 05:24 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-04T22:24:36Z
Ruang Iklan

Kemenbud Kucurkan Rp1,5 Miliar Bantu 98 Seniman dan Pegawai Budaya Korban Banjir Sumatera

Banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November hingga awal Desember 2025 telah menimbulkan dampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk kebudayaan. Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mencatat 72 sumber daya manusia (SDM) kebudayaan dan 26 pegawai kebudayaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdampak langsung oleh bencana ini, mendorong kementerian untuk menyalurkan bantuan sebesar Rp1,5 miliar.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Bantuan dana sebesar Rp1,5 miliar ini berhasil digalang dari lingkup pegawai Kementerian Kebudayaan. Penyaluran dana akan dilakukan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di ketiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BPK nantinya akan memetakan kebutuhan di sekitar wilayah terdampak, khususnya di area cagar budaya pada masing-masing daerah.

SDM Kebudayaan yang terdampak meliputi seniman dan budayawan, sementara pegawai kebudayaan mencakup Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN), termasuk para juru pelihara situs. Dari total 72 SDM kebudayaan yang terdampak, 1 orang berasal dari Aceh dan 71 orang dari Sumatera Utara, sedangkan untuk Sumatera Barat belum ada laporan. Sementara itu, 26 pegawai kebudayaan yang terdampak terdiri dari 6 PNS, 7 PPNPN, 6 Juru Pelihara PPPK, dan 7 Juru Pelihara PPNPN. Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa prioritas bantuan juga diberikan kepada juru pelihara yang rumahnya rusak serta masyarakat di sekitar situs cagar budaya yang turut menjadi korban.

Selain dampak pada individu, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan pada 43 cagar budaya di Sumatera, dengan rincian 34 cagar budaya di Aceh, 7 di Sumatera Utara, dan 2 di Sumatera Barat. Kemenbud berkomitmen untuk melakukan asesmen kerusakan, pengamanan, perbaikan, serta perlindungan lanjutan terhadap warisan budaya bangsa yang terdampak.

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera pada akhir November 2025 ini telah menelan banyak korban jiwa, dengan data per 4 Desember 2025 mencatat sedikitnya 811 orang meninggal dunia dan 623 orang masih hilang. Beberapa sumber lain menyebutkan 836 jiwa meninggal per 4 Desember 2025. Peristiwa ini juga menyebabkan kerusakan luas pada permukiman, infrastruktur vital seperti sekolah, rumah ibadah, dan jembatan di 49 kabupaten/kota, serta jutaan warga terpaksa mengungsi. Analisis awal dari Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Bambang Hero Saharjo, mengindikasikan bahwa kayu gelondongan yang terbawa arus banjir menunjukkan adanya praktik pembalakan liar, memperparah dampak bencana.

Berbagai pihak, termasuk seniman dan instansi pemerintah lainnya, juga turut menggalang bantuan dan kepedulian. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sendiri telah menyalurkan dana sebesar Rp13,3 miliar untuk pemulihan pendidikan dan sosial masyarakat terdampak. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga menyalurkan donasi sebesar Rp1 miliar. Koordinasi penanganan bencana terus dilakukan secara maksimal, dengan berbagai kementerian dan lembaga mengerahkan kekuatan untuk mengatasi situasi darurat ini.