
Seorang pria Jepang berusia 102 tahun, Kokichi Akuzawa, telah menorehkan sejarah baru dengan menjadi pendaki tertua yang berhasil mencapai puncak Gunung Fuji. Akuzawa sukses menaklukkan gunung tertinggi di Jepang, yang menjulang 3.776 meter, pada 5 Agustus 2025 lalu. Prestasi luar biasa ini secara resmi diakui oleh Guinness World Records.
Ini bukanlah kali pertama Akuzawa memecahkan rekor di Gunung Fuji. Ia sebelumnya juga tercatat sebagai pendaki tertua saat berusia 96 tahun. Namun, pendakian terbarunya ini hadir setelah ia menghadapi serangkaian tantangan kesehatan serius dalam enam tahun terakhir, termasuk masalah jantung, herpes zoster, dan cedera akibat terjatuh saat mendaki.
Meski demikian, tekad Akuzawa tidak goyah. Untuk mempersiapkan diri, ia menjalani latihan intensif selama tiga bulan. Rutinitasnya meliputi bangun pukul 5 pagi untuk berjalan kaki selama satu jam setiap hari dan mendaki satu gunung di sekitar Prefektur Nagano hampir setiap minggu.
Dalam pendakian ke puncak Fuji, Akuzawa ditemani oleh putrinya yang berusia 70 tahun, Motoe, cucunya, menantunya, serta empat rekan dari klub pendaki gunung setempat. Mereka memilih rute Yoshida dan berkemah selama dua malam di jalur pendakian sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak pada 5 Agustus.
Akuzawa mengakui bahwa pendakian kali ini terasa sangat berat, bahkan ia sempat tergoda untuk menyerah di tengah jalan. "Mencapai puncak itu sangat sulit, tetapi teman-teman saya terus menyemangati, dan akhirnya berjalan dengan baik. Saya bisa menyelesaikannya karena begitu banyak orang mendukung saya," ujarnya. Dengan bantuan putrinya yang lain, Yukiko (75), untuk berkomunikasi karena pendengarannya menurun, Akuzawa menyatakan kekagumannya pada dirinya sendiri yang mampu menyelesaikan pendakian yang menantang ini.
Bagi Akuzawa, mendaki gunung adalah bagian dari hidupnya yang ia cintai sejak 88 tahun lalu, bukan hanya untuk rekor tetapi juga karena ia menemukan persahabatan di sana. Ia berpendapat bahwa di gunung, semua orang memiliki kedudukan yang sama, tanpa memandang latar belakang atau kecerdasan. Meskipun telah mencapai rekor yang mengagumkan, Akuzawa sempat berseloroh bahwa ia tidak tertarik untuk mendaki Fuji lagi, namun menambahkan bahwa ia mungkin akan berubah pikiran di masa depan.