:strip_icc()/kly-media-production/medias/5296662/original/059887300_1753602313-063_2226851801.jpg)
Pemerintah Inggris akan mulai memberlakukan secara ketat persyaratan Izin Perjalanan Elektronik (ETA) mulai tanggal 25 Februari 2026, yang mewajibkan wisatawan dari 85 negara bebas visa untuk mengajukan izin digital ini sebelum bepergian. Peraturan baru ini merupakan bagian dari upaya Inggris untuk beralih ke sistem imigrasi dan perbatasan yang sepenuhnya digital, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan memperlancar pengalaman perjalanan.
ETA adalah izin perjalanan digital, bukan visa atau pajak, yang memberikan otorisasi kepada seseorang untuk bepergian ke Inggris tetapi tidak menjamin masuknya mereka ke negara tersebut. Izin ini akan menjadi syarat wajib bagi warga negara asing yang tidak memerlukan visa untuk kunjungan singkat hingga enam bulan, atau mereka yang tidak memiliki status imigrasi Inggris sebelumnya. Ini termasuk pelancong yang datang untuk tujuan pariwisata, mengunjungi keluarga atau teman, bisnis, studi singkat, jenis pekerjaan tertentu, atau transit melalui kontrol paspor Inggris.
Warga negara Inggris dan Irlandia dibebaskan dari kewajiban ETA ini. Pengecualian juga berlaku bagi mereka yang sudah memiliki status imigrasi Inggris, seperti visa atau izin tinggal permanen. Pemerintah Inggris sangat menyarankan warga negara dengan kewarganegaraan ganda untuk memastikan mereka memiliki paspor Inggris yang sah atau sertifikat hak untuk menghindari masalah penolakan naik pesawat setelah ETA menjadi wajib pada Februari 2026.
Biaya untuk mengajukan ETA adalah £16. Sebelumnya, biaya ini adalah £10 dan meningkat menjadi £16 efektif per 9 April 2025. Setelah disetujui, ETA berlaku selama dua tahun atau sampai paspor pemegang ETA kedaluwarsa, mana pun yang lebih dulu. Izin ini memungkinkan beberapa kali perjalanan ke Inggris untuk masa inap hingga enam bulan setiap kali.
Proses pengajuan ETA dirancang agar cepat dan sederhana. Pelancong dapat mengajukan permohonan melalui aplikasi 'UK ETA' yang tersedia di Google Play Store atau Apple App Store, atau melalui situs web resmi GOV.UK. Dokumen yang diperlukan meliputi paspor yang akan digunakan untuk bepergian (dengan mengunggah atau memindai halaman foto), alamat email, dan metode pembayaran seperti kartu kredit, kartu debit, Apple Pay, atau Google Pay. Pemohon juga perlu memberikan detail biografi, biometrik (pemindaian wajah untuk usia 10 tahun ke atas, kecuali anak-anak berusia 9 tahun ke bawah), serta menjawab serangkaian pertanyaan mengenai kesesuaian dan riwayat kriminal.
Meskipun sebagian besar keputusan diberikan secara otomatis dalam hitungan menit saat mengajukan melalui aplikasi, disarankan untuk mengajukan ETA setidaknya tiga hari kerja sebelum tanggal perjalanan yang direncanakan. Hal ini untuk memberikan waktu bagi sejumlah kecil kasus yang mungkin memerlukan peninjauan lebih lanjut. Beberapa sumber bahkan menyarankan untuk mengajukan permohonan setidaknya 30 hari sebelum keberangkatan. Setelah disetujui, ETA akan ditautkan secara digital ke paspor pelancong, sehingga tidak ada dokumen fisik tambahan yang perlu ditunjukkan saat masuk ke Inggris.
Sejak diluncurkan secara bertahap pada Oktober 2023, sistem ETA telah mengeluarkan lebih dari 13,3 juta otorisasi. Fase awal peluncuran telah memungkinkan pelancong untuk terbiasa dengan sistem ini sebelum menjadi wajib. Dengan penegakan ketat mulai Februari 2026, maskapai penerbangan dan penyedia transportasi lainnya akan diwajibkan untuk memeriksa apakah pelancong memiliki ETA yang sah sebelum diizinkan naik ke transportasi mereka. Pelancong yang memenuhi syarat tanpa ETA tidak akan dapat naik transportasi mereka dan tidak dapat secara sah melakukan perjalanan ke Inggris.