
Cahyani Ati, seorang wanita berusia 67 tahun dari Depok, Jawa Barat, berbagi kisahnya sebagai penyintas kanker payudara, menyoroti pentingnya deteksi dini melalui gejala awal yang ia rasakan. Cahyani pertama kali didiagnosis oleh dokter pada tahun 2008. Ia menemukan adanya benjolan pada payudaranya, yang kemudian dikonfirmasi melalui pemeriksaan USG bahwa benjolan tersebut cenderung ganas.
Pengalaman Cahyani Ati menegaskan bahwa benjolan pada payudara merupakan salah satu tanda awal yang paling sering disadari saat seseorang terkena kanker payudara. Benjolan ini umumnya terasa keras, memiliki bentuk tidak beraturan, dan seringkali tidak disertai rasa sakit pada stadium awal. Namun, benjolan bukan satu-satunya gejala yang perlu diwaspadai. Deteksi dini kanker payudara sangat krusial karena dapat meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.
Selain benjolan, ada beberapa ciri kanker payudara stadium awal lain yang harus diwaspadai. Perubahan ukuran atau bentuk payudara yang tidak biasa bisa menjadi indikasi. Perubahan warna dan tekstur kulit payudara juga perlu diperhatikan; kulit dapat menjadi kemerahan, bersisik di area puting atau seluruh payudara, bahkan mengalami penebalan dan pembengkakan. Gejala lain termasuk lesung atau kerutan pada kulit payudara yang terlihat seperti kulit jeruk, menunjukkan adanya tumor di bawah kulit. Puting susu yang melesak ke dalam atau terbalik, serta keluarnya cairan abnormal dari puting, termasuk darah, juga merupakan tanda peringatan. Benjolan di ketiak, yang mungkin terasa nyeri, tidak bergerak saat diraba, dan sulit disentuh, juga dapat menjadi gejala kanker payudara.
Dinas Kesehatan Kota Depok, bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Depok, secara aktif melakukan pendataan dan penguatan bagi para penyintas kanker, termasuk kanker payudara yang merupakan jenis kanker terbanyak pada perempuan. Edukasi mengenai deteksi dini dan pemeriksaan berkala menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan medis jika merasakan adanya perubahan mencurigakan pada tubuh, serta pentingnya mengenali tubuh sendiri dan mempercayai naluri jika ada sesuatu yang terasa salah.