:strip_icc()/kly-media-production/medias/4868890/original/065062800_1718862544-000_34XB6LY.jpg)
Raja Charles III dilaporkan memperoleh keuntungan signifikan dari penyewaan properti-properti yang diwarisi setelah wafatnya mendiang Ratu Elizabeth II, sebuah praktik yang menyoroti skala luas kepemilikan real estat Kerajaan Inggris. Pendapatan ini terutama bersumber dari dua Kadipaten Kerajaan, Duchy of Lancaster dan Duchy of Cornwall, serta properti pribadi lainnya seperti Sandringham.
Duchy of Lancaster, yang diwarisi oleh Raja Charles III, merupakan portofolio real estat senilai $1 miliar yang mencakup lahan seluas 45.000 hektar. Pada tahun 2023, Kadipaten ini mencatat pendapatan pribadi sebesar £26,2 juta, menunjukkan peningkatan keuntungan yang sebagian didorong oleh kenaikan harga sewa. Secara kolektif, kedua Kadipaten, yaitu Duchy of Cornwall yang kini dimiliki Pangeran William dan Duchy of Lancaster milik Raja Charles III, menghasilkan sekitar £50 juta per tahun dari sewa. Pendapatan ini termasuk dari penyewaan kepada pembayar pajak melalui institusi publik seperti Layanan Kesehatan Nasional (NHS), sekolah, dan Kementerian Pertahanan.
Beberapa contoh pendapatan sewa yang spesifik meliputi £22 juta dari blok perkantoran di London yang disewa oleh berbagai badan amal seperti Macmillan, Comic Relief, dan Marie Curie, melalui Duchy of Cornwall saat masih di bawah pengelolaan Charles. Selain itu, Duchy of Lancaster juga diperkirakan akan menerima setidaknya £28 juta dari kabel listrik yang melintasi tanahnya akibat proyek ladang angin. Duchy of Cornwall bahkan menerima £1,5 juta setiap tahun dari penyewaan penjara HMP Dartmoor, meskipun fasilitas tersebut kini tidak berpenghuni. Tujuh sekolah juga membayar lebih dari £600.000 dalam sewa selama masa sewanya kepada Duchy of Cornwall. Sementara itu, Duchy of Lancaster diperkirakan akan mengumpulkan £11,4 juta selama 15 tahun dari perjanjian sewa gudang yang digunakan oleh Guy's and St Thomas NHS Trust untuk armada ambulansnya.
Di luar kepemilikan Kadipaten, Raja Charles juga menyewakan properti langsung dari perkebunan pribadinya, seperti Sandringham. Investigasi menunjukkan bahwa lebih dari 300 properti residensial di dekat Sandringham, dengan nilai total sekitar £75 juta, dimiliki oleh Raja. Properti-properti ini, yang sebagian besar disewakan dengan kontrak jangka pendek, berpotensi menghasilkan lebih dari £4,5 juta per tahun dalam pendapatan sewa. Beberapa rumah liburan yang populer meliputi "The Garden House," yang telah dipesan hingga tahun 2025 dengan tarif £1.144 per minggu. Properti lain, seperti "The Folly," sebuah rumah bergaya Victoria berlantai tiga di Sandringham, disewakan kepada publik dengan harga mencapai £6.300 per minggu.
Menurut sebuah studi, keluarga Kerajaan dapat meraup hingga £1,4 juta per tahun dari penyewaan properti sebagai rumah liburan. Restormel Manor di Cornwall disebut sebagai properti paling menguntungkan, menghasilkan £47.082 per bulan, sementara pondok-pondok di Balmoral Castle diperkirakan membawa pendapatan sekitar £36.798,30 per bulan. Menariknya, Raja Charles III sendiri membayar sewa kepada putranya, Pangeran William, untuk Highgrove Estate, yang kini berada di bawah Duchy of Cornwall, dengan jumlah £700.000 per tahun. Secara keseluruhan, kepemilikan real estat keluarga Kerajaan Inggris sangat luas, dengan perkiraan nilai mencapai $25 miliar, yang secara signifikan berkontribusi pada keuntungan sewa.