:strip_icc()/kly-media-production/medias/5226329/original/069463000_1747732512-hands-cutting-raw-meat.jpg)
Mengolah daging hingga empuk seringkali menjadi tantangan di dapur, terutama tanpa bantuan panci presto yang memakan waktu lama. Namun, ada solusi praktis menggunakan satu bahan dapur yang terbukti efektif untuk melunakkan daging dengan cepat. Salah satu bahan yang banyak direkomendasikan adalah soda kue atau baking soda.
Soda kue bekerja dengan meningkatkan pH pada permukaan daging, menjadikannya lebih basa. Kondisi basa ini membuat protein pada daging lebih sulit untuk saling terikat, sehingga serat daging tetap empuk saat dimasak. Proses ini dikenal sebagai tahap "velveting" dalam kuliner. Metode ini aman digunakan asalkan takaran dan caranya tepat.
Untuk melunakkan daging menggunakan soda kue, ada dua metode umum yang bisa diterapkan. Pertama, Anda bisa melumuri potongan daging dengan soda kue secara merata. Setelah itu, simpan daging di lemari es selama tiga hingga lima jam. Beberapa sumber menyarankan durasi yang lebih singkat, yaitu sekitar 30 menit hingga satu jam, terutama jika daging akan diolah dengan teknik panggang atau bakar. Setelah proses perendaman, bilas daging hingga bersih untuk menghilangkan sisa soda kue, lalu daging siap untuk diolah sesuai keinginan.
Metode kedua adalah merendam daging dalam larutan soda kue. Campurkan satu sendok teh soda kue untuk setiap 453 gram daging, pastikan semua bagian daging terendam sempurna dalam larutan tersebut. Penting untuk tidak menggunakan terlalu banyak soda kue karena dapat menyebabkan rasa pahit pada daging. Setelah perendaman, daging harus dicuci bersih sebelum dimasak.
Selain soda kue, beberapa bahan dapur tunggal lainnya juga dikenal ampuh melunakkan daging. Daun pepaya, misalnya, mengandung enzim papain yang efektif memecah protein dan melunakkan serat daging. Caranya adalah dengan meremas daun pepaya hingga getahnya keluar, lalu bungkus daging dengan daun tersebut dan diamkan sekitar 30 menit hingga satu jam. Buah nanas juga merupakan pilihan yang populer karena kandungan enzim bromelainnya dapat mendegradasi serabut dan kolagen pada daging. Penggunaannya cukup dengan memarut atau menghaluskan nanas, lalu melumurkan pada daging dan mendiamkannya selama 15 hingga 30 menit. Perlu diperhatikan agar tidak merendam daging dengan nanas terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging menjadi terlalu lembek atau hancur. Cuka putih juga dapat membantu melunakkan daging karena kandungan asam asetatnya memecah serat daging. Daging bisa dilumuri cuka selama satu hingga dua jam atau ditambahkan 1-2 sendok makan cuka ke dalam air rebusan. Terakhir, garam dapur juga dapat digunakan dengan menaburkannya pada daging selama 1-2 jam untuk memecah protein, kemudian dibilas bersih.
Dengan berbagai pilihan bahan dapur tunggal ini, proses melunakkan daging tanpa presto menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.