
Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun dilaporkan memiliki riwayat berulang kali memasukkan benda asing ke dalam uretranya sendiri. Kasus ini menjadi sorotan karena frekuensi dan jenis benda yang dimasukkan, mulai dari paku hingga sekrup.
Remaja tersebut tercatat telah menjalani total 20 kali kunjungan ke unit gawat darurat (UGD) terkait insiden benda asing ini. Dari jumlah kunjungan tersebut, sembilan di antaranya memerlukan tindakan pengangkatan endoskopi. Selama satu kali rawat inap, ia bahkan memasukkan beberapa benda asing secara bersamaan ke dalam uretra. Tim medis berhasil mengeluarkan benda asing sebanyak 13 kali tanpa memerlukan intervensi bedah besar atau manipulasi eksternal.
Benda pertama yang dimasukkan ke dalam uretra adalah sebuah paku. Pasien dibawa ke ruang operasi dan diberikan anestesi umum, kemudian benda asing tersebut berhasil dikeluarkan menggunakan sistoskop 19fr dan penjepit fleksibel. Beberapa bulan kemudian, ia kembali datang dengan keluhan memasukkan sekrup logam ke dalam uretranya. Gejala utama yang dialami pasien meliputi retensi urine dan nyeri pada penis.
Selain paku dan sekrup, jurnal Frontiers In yang dikutip oleh tim medis, menyebutkan bahwa remaja tersebut juga pernah memasukkan benda asing lainnya. Benda-benda yang berhasil dikeluarkan termasuk potongan tutup kopi plastik, paku rekonstruksi kecil, kawat logam dari masker wajah rumah sakit, dan penjepit garpu plastik. Objek lain yang memerlukan pengangkatan endoskopi adalah staples, berbagai potongan plastik, dan paku berukuran lebih besar.
Tim medis menyarankan pengangkatan endoskopi untuk benda yang tampak tajam atau terletak di proksimal uretra guna mencegah kerusakan uretra. Setelah beberapa kali tindakan pengangkatan endoskopi di ruang operasi, tim dokter mulai mengidentifikasi adanya jaringan parut di uretra akibat trauma berulang.
Remaja ini diketahui memiliki riwayat kejiwaan yang signifikan. Indikasi untuk membawanya ke ruang operasi meliputi retensi urine dengan volume 1,0-1,5 liter pada pemindaian kandung kemih dan/atau nyeri hebat yang tidak terkontrol.