
Seorang pria berusia 23 tahun di Taichung, Taiwan, nyaris kehilangan nyawanya setelah didiagnosis mengidap infeksi ginjal dan sepsis parah akibat kebiasaan mengonsumsi teh manis berlebihan dan sering menahan buang air kecil. Pria bermarga Lin tersebut, yang bekerja di sebuah warung makan, memiliki kebiasaan minum dua cangkir teh oolong manis setiap hari sebagai pengganti air putih. Bahkan, ia mengakui bisa mengonsumsi hingga 60 gelas minuman manis dalam sebulan, termasuk saat hari libur, dan sama sekali tidak minum air putih.
Kebiasaan tidak sehat ini, ditambah dengan sering menahan buang air kecil karena jam kerja yang panjang, menyebabkan Lin mengembangkan batu ginjal. Ia sempat melihat adanya darah dalam urine, namun hanya mengonsumsi obat selama tiga hari dan mengabaikan kondisinya. Sekitar sebulan kemudian, Lin mengalami demam berulang dan menggigil yang tidak jelas penyebabnya, hingga akhirnya dilarikan ke unit gawat darurat.
Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Dr. Huang Pin-jui dari Departemen Urologi Rumah Sakit Umum Dajia Lee, ditemukan dua batu ginjal berukuran 1 milimeter di ginjal kanannya. Ginjal kanan Lin bahkan membengkak hingga dua kali lipat ukuran ginjal kirinya. Tingkat peradangannya melonjak drastis hingga 27 mg/dL, atau 90 kali lipat dari kadar normal 0,3 mg/dL, sehingga ia harus segera dirawat inap. Kondisinya memburuk ketika tekanan darahnya tiba-tiba turun dan ia sempat kehilangan kesadaran, yang mengharuskannya dipindahkan ke unit perawatan intensif. Lin didiagnosis menderita pielonefritis akut, yaitu peradangan ginjal yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain itu, hatinya juga sempat mengalami kerusakan dan menunjukkan gejala penyakit kuning.
Beruntung, kondisi Lin berangsur membaik setelah menerima penanganan medis intensif. Setelah pulih sepenuhnya, Lin bertekad untuk mengubah gaya hidupnya dengan lebih banyak minum air putih. Ia menyatakan, "Hidup saya kembali dan akan lebih baik dalam hal minum air mulai dari sekarang".
Para dokter menduga, infeksi tersebut disebabkan oleh kombinasi kebiasaan Lin menahan buang air kecil dalam jangka waktu lama dan sering mengonsumsi minuman manis alih-alih air putih. Pakar kesehatan seringkali memperingatkan bahwa konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan berkontribusi pada masalah kesehatan lain seperti diabetes dan penyakit jantung. Asupan cairan yang cukup, terutama air putih, sangat penting untuk menjaga fungsi ginjal yang optimal.