Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Rompi Taktis Verrell Bramasta: Kontroversi Saltum Saat Peduli Banjir Sumatra

2025-12-03 | 00:47 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T17:47:44Z
Ruang Iklan

Rompi Taktis Verrell Bramasta: Kontroversi Saltum Saat Peduli Banjir Sumatra

Rompi taktis menjadi pusat perhatian ketika aktor sekaligus anggota DPR RI, Verrell Bramasta, mengunjungi korban banjir bandang dan tanah longsor di Padang, Sumatera Barat, pada Minggu, 30 November 2025. Penampilannya yang mengenakan rompi tersebut menuai kritik pedas dari warganet, yang menilainya sebagai "saltum" atau salah kostum untuk kunjungan kemanusiaan.

Verrell Bramasta, yang juga menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI, turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan berupa sembako dan bahkan menjanjikan penggantian sepeda motor bagi seorang lansia yang kendaraannya hilang terseret banjir. Namun, alih-alih fokus pada aksi heroiknya, banyak mata justru tertuju pada rompi hitam dengan banyak kantong yang ia kenakan. Warganet menganggap gaya Verrell berlebihan, seperti sedang melakukan operasi militer, atau bertujuan untuk pencitraan, serta ada yang keliru mengira rompi itu adalah rompi anti peluru.

Menanggapi kontroversi tersebut, Verrell Bramasta memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa rompi yang dipakainya bukanlah rompi anti peluru, melainkan tactical vest atau rompi taktis standar yang lazim digunakan dalam kegiatan lapangan. Menurutnya, rompi taktis tersebut sangat fungsional, dilengkapi dengan sistem kantong modular (MOLLE) yang memudahkannya membawa perlengkapan penting. Verrell merinci bahwa ia menggunakan kantong-kantong tersebut untuk membawa air minum, uang tunai untuk dibagikan, ponsel, power bank, dan alat komunikasi darurat, yang esensial untuk bergerak cepat di area bencana yang dinamis dan berisiko.

Secara umum, rompi taktis memang dirancang untuk membawa peralatan vital dengan cara yang terorganisir dan mudah diakses, sehingga meningkatkan kesiapan operasional penggunanya. Terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan kuat seperti nilon atau poliester, rompi ini tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras. Meskipun beberapa jenis rompi taktis dapat menahan pelat balistik untuk perlindungan, fungsi utamanya adalah sebagai alat penyimpanan dan mobilitas, bukan secara inheren anti peluru. Perlengkapan ini seringkali digunakan oleh personel penegak hukum, militer, pemain airsoft, pemburu, dan penggemar aktivitas luar ruangan.

Terlepas dari perdebatan mengenai pilihan busananya, kehadiran Verrell Bramasta di lokasi bencana dan upayanya untuk langsung membantu serta berdialog dengan korban, termasuk janjinya mengganti sepeda motor yang hilang, mendapat apresiasi dari warga setempat. Verrell sendiri menekankan pentingnya empati dan tindakan nyata dibandingkan sekadar komentar negatif di media sosial.