Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap! Jalur Tak Terduga Cacing 18 Cm Hidup di Otak Pasien

2025-12-06 | 17:54 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T10:54:11Z
Ruang Iklan

Terungkap! Jalur Tak Terduga Cacing 18 Cm Hidup di Otak Pasien

Sebuah kasus medis mengejutkan terungkap setelah seorang pasien pria di Tiongkok ditemukan memiliki seekor cacing hidup sepanjang 18 sentimeter di otaknya. Cacing parasit tersebut berhasil diangkat oleh tim dokter, dan diketahui bahwa ia masuk ke dalam tubuh pasien melalui konsumsi organ ular mentah.

Pasien, yang diidentifikasi hanya dengan inisial Li oleh media setempat, dilarikan ke rumah sakit di Hunan setelah mengalami kejang-kejang dan kehilangan kesadaran. Keluhan kesehatannya bermula sekitar setahun sebelumnya, ketika ia merasakan adanya benda asing pada matanya yang menyebabkan gangguan penglihatan, seperti melihat pola mozaik. Meskipun pemindaian MRI saat itu menunjukkan adanya objek aneh di belakang matanya, Li menolak operasi karena penglihatannya kembali normal.

Namun, kondisi Li memburuk pada akhir bulan lalu. Pemindaian MRI lanjutan mendorong tim medis untuk melakukan kraniotomi, yaitu operasi membuka tulang tengkorak. Saat prosedur berlangsung, dokter bedah berhasil mengeluarkan cacing putih yang masih hidup dan bergerak dalam keadaan utuh dari otak Li.

Setelah operasi, tim medis menelusuri riwayat pasien untuk mengetahui bagaimana cacing tersebut bisa bersarang di otaknya. Li kemudian mengingat bahwa bertahun-tahun yang lalu, ia pernah menelan empedu ular mentah sebagai bagian dari sebuah tantangan. Tindakan berisiko ini memungkinkan larva cacing sparganum, yang umumnya ditemukan pada ular, katak, dan burung, masuk ke dalam tubuhnya. Sparganosis, infeksi larva dari cacing pita Spirometra mansoni, dapat terjadi akibat konsumsi daging atau organ hewan yang tidak dimasak dengan sempurna, memungkinkan parasit bermigrasi dan menetap di berbagai organ, termasuk otak. Infeksi semacam ini berpotensi menimbulkan gangguan serius, bahkan kematian, jika mencapai otak. Beruntungnya, Li diperkirakan akan pulih sepenuhnya setelah menjalani perawatan intensif. Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya mengonsumsi makanan mentah, terutama dari sumber hewan liar, yang dapat membawa risiko infeksi parasit yang mengancam jiwa.