:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434771/original/078618400_1764984784-ClipDown.com_500826549_18506589283027803_4772107667817140236_n.jpg)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Verrell Bramasta kerap menjadi sorotan publik bukan hanya karena kiprahnya di dunia politik, tetapi juga gaya berbusananya yang selalu terlihat necis dan karismatik. Mantan aktor ini berhasil memadukan kesan formal dengan sentuhan modern dalam setiap penampilannya saat menjalankan tugas kedewanan. Berikut adalah enam gaya Verrell Bramasta saat berdinas sebagai anggota DPR RI.
Salah satu gaya andalan Verrell adalah penggunaan setelan jas formal. Ia sering terlihat mengenakan jas berwarna biru tua yang dipadukan dengan dasi merah gelap dan kemeja putih, memancarkan kesan berwibawa dan perlente. Tak jarang, ia juga memilih jas hitam yang memberi kesan formal dan gagah, terutama saat menghadiri rapat penting seperti sidang paripurna. Penampilan rapi dengan setelan jas ini bahkan disebut-sebut menyerupai gaya CEO di drama Korea, menjadikannya "Pangeran Senayan" bagi sebagian kalangan.
Selain jas, Verrell Bramasta menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya dengan aktif mengenakan kemeja batik dalam berbagai kesempatan dinas. Kemeja batik yang dikenakannya umumnya berpotongan slim fit, memberikan kesan rapi, tinggi, dan tegap pada posturnya. Pilihan motif dan warna batiknya pun beragam, memberikan tampilan yang modern dan memukau.
Di antara koleksi batiknya, Verrell pernah tertangkap kamera mengenakan kemeja batik motif biru putih. Pemilihan warna ini memberikan kesan bersih dan profesional yang sangat cocok untuk suasana rapat formal. Ada pula gaya batik dengan warna dominan hitam yang dihiasi motif bunga besar berwarna krem-putih, dipadukan dengan pola geometris modern serta aksen burung berwarna hijau, merah, dan emas, yang semakin memberikan kesan elegan dan formal. Bahkan, saat pertama kali bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), ia tampil dengan batik lengan panjang bernuansa hitam dan cokelat.
Sebagai seorang legislator yang juga aktif di lapangan, Verrell Bramasta memiliki "gaya dinas" yang berbeda saat meninjau lokasi bencana. Ia sempat menjadi perbincangan publik karena mengenakan rompi taktis atau tactical vest saat mengunjungi korban banjir di Padang, Sumatera Barat. Verrell menjelaskan bahwa rompi tersebut digunakan untuk membawa perlengkapan seperti air minum dan uang tunai untuk dibagikan kepada korban. Meskipun sempat menimbulkan perdebatan, rompi taktis ini menunjukkan sisi fungsional dari gaya berbusananya untuk tugas di lapangan.