Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Keamanan Playground Jaring Jewel Changi Disorot Setelah Bocah 6 Tahun Terjatuh

2026-01-08 | 00:37 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-07T17:37:23Z
Ruang Iklan

Keamanan Playground Jaring Jewel Changi Disorot Setelah Bocah 6 Tahun Terjatuh

Anak berusia enam tahun dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh di salah satu area jaring di Jewel Changi Airport pada Sabtu siang, memicu kekhawatiran publik tentang protokol keselamatan di fasilitas rekreasi ikonik tersebut. Insiden yang terjadi di Manulife Sky Nets – Bouncing, sebuah atraksi populer di lantai lima pusat perbelanjaan dan hiburan itu, menyebabkan korban mengalami cedera pada bagian kepala dan lengan. Manajemen Jewel Changi Airport dan Changi Airport Group (CAG) telah mengonfirmasi kejadian tersebut, menyatakan bahwa mereka sedang meninjau secara menyeluruh prosedur operasional standar dan langkah-langkah keselamatan di lokasi.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 12:40 waktu setempat pada tanggal 4 Januari 2025, ketika anak tersebut sedang bermain di jaring yang dirancang untuk memantul. Saksi mata melaporkan melihat anak itu melewati celah di jaring dan jatuh ke lantai beton di bawahnya. Meskipun Jewel Changi Airport memiliki catatan keamanan yang umumnya baik sejak dibuka pada tahun 2019, insiden ini menyoroti potensi risiko pada struktur permainan ketinggian tinggi yang menarik ribuan pengunjung setiap hari. Manulife Sky Nets, yang terdiri dari jaring berjalan dan jaring pantul, adalah salah satu daya tarik utama Jewel, dirancang untuk memberikan pengalaman unik sekaligus memacu adrenalin bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Pihak berwenang segera merespons insiden tersebut, dengan petugas pemadam kebakaran dan paramedis tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Wanita dan Anak KK (KKH). Belum ada pernyataan resmi dari keluarga korban mengenai kondisi terkini anak tersebut, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban dalam kondisi stabil. Juru bicara Jewel Changi Airport, dalam sebuah pernyataan, menyampaikan simpati mendalam kepada anak dan keluarganya, sekaligus menekankan komitmen mereka terhadap keselamatan pengunjung. Mereka juga mengindikasikan bahwa investigasi internal telah dimulai untuk menentukan penyebab pasti insiden tersebut dan apakah ada kelalaian dalam pengawasan atau pemeliharaan.

Insiden ini berpotensi memicu tinjauan ulang yang lebih luas terhadap standar keselamatan di taman bermain indoor dan atraksi serupa di seluruh Singapura. Para ahli keselamatan anak menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap desain, bahan, dan pengawasan di fasilitas rekreasi. Dr. Lee Wenjie, seorang konsultan keselamatan taman bermain dari National Safety Council Singapura, menyarankan bahwa meskipun atraksi seperti Sky Nets memiliki fitur keselamatan, insiden seperti ini menunjukkan perlunya kewaspadaan yang konstan dan adaptasi standar keselamatan seiring dengan penggunaan dan keausan. Ia menambahkan bahwa edukasi pengunjung tentang aturan penggunaan dan rasio pengawas-pengguna yang memadai adalah kunci untuk mencegah kecelakaan. Peristiwa ini juga berimplikasi pada persepsi publik terhadap keamanan tempat-tempat hiburan berisiko tinggi dan dapat mempengaruhi jumlah pengunjung di masa depan jika kekhawatiran tidak ditangani secara transparan dan efektif. Manajemen Jewel Changi Airport kini menghadapi tekanan untuk tidak hanya menyelesaikan investigasi tetapi juga untuk mengomunikasikan langkah-langkah perbaikan yang konkret guna mengembalikan kepercayaan publik.