:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355966/original/020828200_1758389756-SnapInsta.to_471635192_1112381627228737_5570600062492769313_n.jpg)
Selebriti dan pengusaha Kim Kardashian pada awal Januari 2026 secara terbuka menyatakan kecintaannya yang berkelanjutan terhadap sepatu hak rancangan mantan suaminya, Kanye West, melalui video TikTok. Pernyataan ini muncul di tengah lanskap mode yang bergejolak pasca-perceraian mereka dan diakhirinya kemitraan Yeezy dengan Adidas, sekaligus menyoroti kompleksitas identitas merek selebriti dan warisan kreatif di tengah kontroversi pribadi.
Dalam video yang diunggah dari Aspen, Colorado, Kardashian memamerkan sepasang sepatu bot hak tinggi bermotif kulit ular burgundy rancangan Yeezy, dengan menyatakan, "Tidak ada yang seperti sepatu hak Yeezy." Ia juga mengakui ketidaktahuannya apakah sepatu bot spesifik tersebut pernah dirilis untuk umum atau dibuat khusus untuknya. Pengakuan publik ini menandai momen langka Kardashian secara terang-terangan mengenakan dan mendukung desain Yeezy sejak perceraiannya dengan West, yang diselesaikan pada November 2022.
Komentar Kardashian menawarkan kilasan ke dalam dinamika yang berkembang antara dua tokoh berpengaruh ini setelah bertahun-tahun pernikahan dan kolaborasi kreatif yang intens. Selama pernikahan mereka, Kardashian dikenal luas sebagai muse utama Yeezy dan bahkan pernah menjadi salah satu pemilik merek tersebut. Kanye West sendiri telah merevolusi budaya sepatu kets dan fesyen melalui merek Yeezy, dengan kemitraan bersama Adidas melahirkan beberapa sepatu paling berpengaruh yang mendefinisikan streetwear dan fesyen mewah.
Namun, lanskap merek Yeezy berubah drastis setelah Adidas mengakhiri kemitraan mereka dengan West pada Oktober 2022 menyusul serangkaian komentar antisemit yang kontroversial. Penghentian kemitraan ini memiliki dampak finansial yang signifikan bagi Adidas, menyebabkan kerugian penjualan sekitar $441 juta pada kuartal pertama 2023 dan proyeksi kerugian keseluruhan sebesar $771 juta untuk tahun 2023 jika seluruh inventaris yang tersisa dihapus. Adidas kemudian memutuskan untuk menjual sisa inventaris Yeezy, dengan sebagian hasil disumbangkan untuk amal. Pada Oktober 2024, Adidas dan Kanye West mencapai penyelesaian untuk mengakhiri perselisihan hukum mereka tanpa pertukaran finansial.
Keputusan Kardashian untuk tetap mengapresiasi dan mengenakan sepatu rancangan West, bahkan setelah mengutarakan usahanya untuk menemukan identitas fesyennya sendiri pasca-perceraian, menunjukkan pemisahan yang jelas antara warisan kreatif dan turbulensi pribadi. Sebelumnya, Kardashian mengungkapkan di acara "The Kardashians" bahwa ia menyimpan setiap desain Yeezy untuk anak-anaknya sebagai bagian dari warisan ayah mereka. Ini menyoroti bagaimana aset merek, terutama yang dibangun di atas resonansi budaya yang kuat, dapat mempertahankan daya tariknya terlepas dari asosiasi kontroversial sang kreator.
Dalam industri fesyen, di mana dukungan selebriti memainkan peran krusial dalam membentuk persepsi konsumen, tindakan Kardashian dapat diinterpretasikan sebagai sebuah dukungan yang memvalidasi desain Yeezy, mempertahankan relevansi merek di pasar sekunder, dan berpotensi membuka jalan bagi narasi yang lebih bernuansa tentang hubungan pribadi versus dampak artistik. Studi menunjukkan bahwa loyalitas merek konsumen dapat bertahan dari skandal selebriti, terutama jika ada kecocokan yang kuat antara persona selebriti dan strategi merek. Dalam kasus ini, Kim Kardashian dan Yeezy secara intrinsik terjalin melalui sejarah personal dan profesional yang panjang, menciptakan ikatan yang melampaui perubahan status hubungan mereka.
Implikasinya bagi industri fesyen dan merek yang bergantung pada selebriti adalah kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa warisan desain dan daya tarik produk tertentu dapat bertahan dari tantangan pribadi atau reputasi yang dihadapi oleh perancang. Namun, ini juga menggarisbawahi perlunya keseimbangan yang cermat bagi selebriti yang ingin memisahkan diri dari pengaruh mantan pasangan sambil tetap mengakui kontribusi mereka, terutama ketika kontribusi tersebut membentuk bagian integral dari identitas publik mereka. Hubungan pasca-perceraian antara Kardashian dan West, yang dilaporkan "berada di tempat yang lebih baik," memungkinkan nuansa seperti itu muncul.