Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Rahasia Kelezatan Jogja: 5 Roti Sisir Terfavorit, Oleh-Oleh Khas yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

2026-01-16 | 00:24 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-15T17:24:53Z
Ruang Iklan

Rahasia Kelezatan Jogja: 5 Roti Sisir Terfavorit, Oleh-Oleh Khas yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Dalam lanskap kuliner Yogyakarta yang didominasi oleh bakpia dan gudeg, roti sisir telah muncul sebagai oleh-oleh favorit baru, menandai pergeseran preferensi wisatawan dan menstimulasi inovasi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Fenomena ini tidak hanya memperkaya pilihan buah tangan khas kota pelajar, tetapi juga menunjukkan adaptasi para pelaku usaha kuliner dalam merespons dinamika pasar pariwisata. Perkembangan roti sisir sebagai komoditas ekonomi kreatif di Yogyakarta kini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan pelaku usaha.

Secara historis, roti sisir merupakan warisan kuliner yang sudah ada sejak tahun 1955, dengan akar kuat di Pasuruan, Jawa Timur, melalui Matahari Bakery yang didirikan oleh pasangan Jacobus Laksmana dan Maria Wurilatsih. Kudapan ini kemudian menyebar luas di kota-kota lain seperti Solo, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta, seringkali diperkenalkan oleh para pengusaha Tionghoa. Awalnya, roti sisir dikenal dengan varian roombutter yang manis dan gurih, ciri khas yang melekat pada bentuknya yang unik, berlapis-lapis menyerupai sisir, sehingga mudah dipisahkan saat disantap. Teksturnya yang lembut dan aroma mentega yang kuat menjadi daya tarik utama, menjadikannya teman santai yang cocok dinikmati bersama kopi atau teh.

Di Yogyakarta, roti sisir tidak lagi sekadar makanan rumahan, melainkan telah bertransformasi menjadi produk premium dengan kemasan modern, menantang dominasi oleh-oleh konvensional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi D.I. Yogyakarta menunjukkan bahwa lapangan usaha akomodasi dan makanan minuman memberikan kontribusi sebesar 10,37 persen terhadap struktur ekonomi DIY pada Triwulan II tahun 2024, mencerminkan peran vital sektor kuliner dalam perekonomian lokal. Kondisi ini mendorong pelaku UMKM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berinovasi dan menjaga kualitas produk.

Margaretha Puspita, pemilik Delicia Bakery, yang meluncurkan merek Roti Sisir Jogja pada awal pandemi tahun 2020, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan alternatif oleh-oleh Jogja yang baru dan berbeda. "Banyak orang hanya mengenal bakpia atau gudeg, jadi kami ingin meramaikan jajanan oleh-oleh Jogja dengan membuat roti sisir cita rasa jadul dengan kemasan modern," ujar Margaretha. Inovasi ini terbukti berhasil, dengan Roti Sisir Jogja meraih penghargaan Jagoan eKuliner Awards 2022.

Berikut adalah lima rekomendasi produsen roti sisir di Yogyakarta yang menawarkan kelezatan khas dan patut menjadi pilihan oleh-oleh:

Roti Sisir Jogja (Delicia Bakery) berdiri sejak 1989, telah menjadi pemain kunci dalam evolusi roti sisir di Yogyakarta. Mereka dikenal karena berhasil mengemas konsep "roti jadul kualitas premium" dengan tampilan modern, menghasilkan tekstur super lembut dan aroma mentega yang kuat. Tersedia lebih dari 18 varian rasa, termasuk pilihan manis seperti classic butter, butter meses, serta varian gurih seperti smoked beef & cheese yang menjadi favorit. Roti Sisir Jogja juga menawarkan paket "fruity edition" seharga Rp 69.000 berisi enam roti dengan tiga varian rasa unik: mix fruit, pink berry, dan black forest. Harga per buah mulai dari Rp 9.000. Gerai mereka dapat ditemukan di Jalan KH. Ahmad Dahlan Nomor 101, Notoprajan, Ngampilan, serta Jalan Poncowinatan Nomor 98 A dan Jalan Mangkubumi Nomor 131, Kota Yogyakarta.

Hikaru Bakehouse menyajikan roti sisir sebagai salah satu andalan dari beragam pilihan roti jadul mereka. Bakery ini membedakan diri dengan penggunaan butter premium untuk memastikan kualitas rotinya. Selain varian klasik seperti original butter, ceres, abon ayam, dan ceres keju, Hikaru Bakehouse juga menghadirkan inovasi roti sisir dengan adonan berbahan labu kuning kabocha, yang dikenal karena teksturnya yang lembut, wangi khas kabocha, dan rasa manis alami. Harga per porsinya mulai dari Rp 10.000. Toko ini berlokasi di Jalan Colombo Nomor 4, Kota Jogja, di seberang Hotel Porta, dan juga di Jalan Palagan Tentara Pelajar Nomor 202, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Roti Sisir Bantul menyediakan pilihan yang unik dengan roti sisir reguler dan roti sisir bakar. Berlokasi di wilayah selatan Yogyakarta, tepatnya di Jalan Jend. A. Yani, Pedak, Bantul, tempat ini menjadi pilihan strategis bagi wisatawan yang menjelajahi daerah Bantul. Varian rasa yang ditawarkan meliputi original, cokelat keju, keju, meses cokelat, abon, dan butter cream, dengan harga mulai dari Rp 7.000 per buah. Selain roti sisir, mereka juga menyediakan roti sobek aneka rasa dan roti tawar susu premium.

Roti Kranggan menawarkan pengalaman kuliner yang dilengkapi dengan konsep pop-up store di Jalan Poncowinatan Nomor 98 A, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja, di mana pengunjung dapat menikmati roti sambil minum kopi. Outlet lainnya berlokasi di Jalan Mangkubumi Nomor 131. Roti Kranggan menghadirkan varian klasik, keju, meses, serta abon mayo yang gurih, dengan harga berkisar antara Rp 11.000 hingga Rp 13.000 per buah. Kelembutan rotinya menjadikannya pilihan ideal sebagai teman perjalanan atau hidangan ringan.

Roti Sisir Gantari dikenal sebagai salah satu pemasok roti sisir enak di Jogja, mengandalkan "resep rahasia" yang menghasilkan cita rasa khas. Dengan banderol sekitar Rp 10.000 per bungkus, roti sisir ini menjadi pilihan ekonomis namun tetap berkualitas untuk oleh-oleh. Mereka memiliki dua outlet di Yogyakarta, yakni di Jalan Pandega Tamtama Nomor F8 dan Jalan Herman Yohanes Nomor 54 A, memudahkan akses bagi konsumen di berbagai area kota. Roti sisir Gantari sering direkomendasikan sebagai teman minum kopi atau teh yang istimewa.

Ketahanan roti sisir umumnya sekitar tiga hari pada suhu ruangan, dan dapat bertahan lebih lama hingga lima hari jika disimpan di dalam kulkas. Kemasan yang rapi dan inovasi rasa yang terus berkembang memastikan roti sisir tidak hanya bertahan sebagai kudapan, tetapi juga menjadi duta kuliner Yogyakarta yang semakin diminati wisatawan. Pertumbuhan ini mengindikasikan masa depan yang cerah bagi UMKM kuliner di kota ini, dengan potensi diversifikasi produk dan peningkatan daya saing di pasar oleh-oleh nasional.