Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Makan Junk Food 10.000 Kalori Sehari Berujung Maut: Jantung Pria Ini Berhenti Mendadak

2025-11-27 | 18:52 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-27T11:52:50Z
Ruang Iklan

Makan Junk Food 10.000 Kalori Sehari Berujung Maut: Jantung Pria Ini Berhenti Mendadak

Seorang influencer kebugaran asal Rusia, Dmitry Nuyanzin, 30 tahun, meninggal dunia akibat dugaan henti jantung setelah nekat menjalani tantangan "maraton makanan" dengan mengonsumsi sekitar 10.000 kalori makanan cepat saji setiap hari. Nuyanzin dilaporkan ditemukan meninggal dalam tidurnya.

Tantangan ekstrem ini dilakukan Nuyanzin dengan tujuan untuk menambah berat badannya hingga sekitar 25 kilogram (55 pon) dan kemudian menurunkannya kembali sebagai bagian dari promosi program penurunan berat badannya. Selama berminggu-minggu, ia mengonsumsi makanan tinggi kalori seperti pizza, burger, keripik, kue, dan aneka penganan manis, serta membagikan detail dietnya di media sosial. Dalam salah satu unggahannya, Nuyanzin menyatakan, "Saat ini saya sedang menaikkan berat badan untuk kursus penurunan berat badan saya, dan ini adalah diet 10.000 kalori saya."

Sehari sebelum kematiannya, Nuyanzin sempat mengeluh tidak enak badan dan membatalkan sesi latihannya, serta berencana untuk menemui dokter. Namun, sebelum sempat berkonsultasi dengan profesional medis, influencer tersebut meninggal dunia dalam tidurnya. Laporan awal menunjukkan henti jantung terkait perubahan pola makan drastis dan peningkatan berat badan yang signifikan sebagai penyebab kematiannya.

Kematian Nuyanzin telah memicu kekhawatiran luas mengenai bahaya tantangan ekstrem yang dipromosikan oleh influencer kebugaran tanpa pengawasan medis. Para ahli kesehatan dan profesional kebugaran telah mendesak publik untuk tidak meniru tantangan kalori ekstrem, memperingatkan bahwa eksperimen tanpa pengawasan semacam ini memiliki risiko serius. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya panduan yang aman dan berbasis bukti dalam upaya transformasi tubuh.