Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Avatar: Perjalanan Jack Champion Bentuk Tubuh Atletis untuk Peran Spider

2025-12-18 | 15:20 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-18T08:20:59Z
Ruang Iklan

Avatar: Perjalanan Jack Champion Bentuk Tubuh Atletis untuk Peran Spider

Aktor muda Jack Champion telah menarik perhatian luas berkat transformasinya yang mengesankan demi perannya sebagai Spider dalam seri film "Avatar". Menjelang perilisan "Avatar: Fire and Ash" pada 19 Desember 2025 di Amerika Serikat, dan 17 Desember 2025 di Jerman dan Filipina, cerita di balik tubuh atletisnya kembali menjadi sorotan.

Champion, yang lahir pada 16 November 2004, berperan sebagai Spider, seorang remaja manusia yang tumbuh di antara suku Na'vi di Pandora. Ia pertama kali mendapatkan peran ini saat berusia 12 tahun, setelah empat bulan audisi intensif, dan berusia sekitar 13 hingga 15 tahun selama syuting awal untuk "Avatar: The Way of Water". Karakter Spider mengharuskan Champion mempertahankan fisik berotot dan "mirip prajurit" selama sekitar dua tahun, karena karakternya mengenakan pakaian Na'vi dan masker gas.

Untuk mencapai dan mempertahankan fisik ini, Champion menjalani regimen latihan yang ketat dengan pelatih pribadinya, Josh Murillo, yang masih bekerja bersamanya hingga kini. Latihannya mencakup angkat beban repetisi tinggi, latihan interval intensitas tinggi (HIIT), CrossFit, latihan tinju, dan jalan kaki di tanjakan. Sutradara James Cameron menginginkan Champion terlihat seperti seseorang yang tumbuh di hutan Pandora, mampu mengimbangi anak-anak Na'vi. Champion juga mendapatkan pelatihan khusus seperti penggunaan busur dan anak panah, pelatihan pisau, parkour, freediving, dan scuba diving untuk adegan bawah air. Ia bahkan mampu menahan napas hingga lima menit 33 detik. Menariknya, Champion juga sempat berlatih dengan ikon kebugaran Arnold Schwarzenegger di Gold's Gym.

Selain latihan fisik, diet Champion juga sangat disiplin. Ia menerapkan diet tinggi protein yang ketat, dengan target satu gram protein per pon berat badannya. Ia berfokus pada makanan tinggi protein dan menghitung makronutriennya. Awalnya, ia banyak mengonsumsi salmon, kemudian beralih ke Beyond Meat, salad, buah-buahan, dan tahu selama syuting live-action. Champion mengakui bahwa diet adalah bagian tersulit, karena, layaknya remaja pada umumnya, ia lebih menyukai makanan ringan daripada makanan sehat.

Proses syuting untuk perannya sangat menantang; Champion harus merekam semua adegannya dua kali, yaitu untuk performance capture dan kemudian dalam bentuk live-action di Selandia Baru. Ia harus menjaga fisiknya selama periode produksi yang panjang ini.

Dalam "Avatar: Fire and Ash", karakter Spider akan mengalami perubahan signifikan. Di awal film, ia dikabarkan akan memecahkan masker pernapasannya, yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup di atmosfer beracun Pandora. Ia kemudian dibawa ke Pohon Jiwa, di mana Eywa terhubung dengannya melalui sulur biru yang bercahaya, memungkinkan Spider untuk bernapas di udara Pandora tanpa masker. Cuplikan juga menunjukkan Spider berinteraksi dengan Ilu menggunakan kuncir saraf, mirip dengan yang dilakukan oleh Na'vi, menandakan evolusi karakternya. Perubahan ini menjanjikan alur cerita yang lebih dalam dan rumit bagi Jack Champion sebagai Spider di film mendatang.