Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Jadwal Lengkap Jam Buka Monas & Ancol untuk Libur Nataru 2025/2026

2025-12-25 | 17:38 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-25T10:38:10Z
Ruang Iklan

Jadwal Lengkap Jam Buka Monas & Ancol untuk Libur Nataru 2025/2026

Monumen Nasional (Monas) dan Ancol Taman Impian memperpanjang jam operasionalnya untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan Monas menawarkan wisata malam hingga pukul 22.00 WIB pada akhir pekan dan Ancol menyiapkan berbagai atraksi tematik sepanjang 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Keputusan ini diambil oleh pengelola kedua destinasi utama Jakarta tersebut untuk mengoptimalkan pengalaman liburan masyarakat di tengah musim perayaan akhir tahun yang menjadi magnet kunjungan tahunan.

Monumen Nasional, ikon Ibu Kota, telah membuka "Wisata Malam Monas" sejak 14 Desember 2025, yang akan berlanjut hingga malam Tahun Baru 2026. Pada hari Selasa hingga Jumat, Monas beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, dengan loket tiket tutup pukul 17.00 WIB, serta membatasi kuota ke puncak tugu sebanyak 1.800 pengunjung. Sementara itu, pada hari Sabtu dan Minggu, jam operasional diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB, dengan loket tutup pukul 21.00 WIB, dan kuota puncak tugu dinaikkan menjadi 2.400 pengunjung. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan video mapping dan air mancur menari pada akhir pekan, dengan sesi air mancur menari pukul 19.30-20.00 WIB dan 20.30-21.00 WIB, serta video mapping pada pukul 19.30-20.00 WIB dan 20.30-21.00 WIB. Muhammad Isa Sarnuri, Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, melaporkan adanya lonjakan pengunjung signifikan sejak pagi hari Natal 2025, dengan 4.428 orang telah memasuki kawasan Monas hingga pukul 10.00 WIB, termasuk wisatawan mancanegara dari China, Inggris, dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyambut periode Nataru 2025/2026 dengan program "Liburan Penuh Ceria" yang berlangsung dari 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo, menyatakan bahwa seluruh unit rekreasi di Ancol akan beroperasi dengan jam khusus musim liburan. Dufan akan buka hingga pukul 20.00 WIB, Sea World Ancol hingga pukul 18.00 WIB, sementara Samudra Ancol, Atlantis Ancol, dan Jakarta Bird Land beroperasi hingga pukul 17.30 WIB. Pintu Gerbang Utama (PGU) Ancol akan beroperasi seperti biasa. Ancol juga menargetkan lebih dari 750.000 pengunjung selama periode ini, mencerminkan kenaikan 6% dibandingkan hari biasa. Untuk malam pergantian tahun, Ancol akan menggelar konser musik di Pantai Carnaval dengan Dewa 19 sebagai penampil utama, tetapi meniadakan pertunjukan kembang api sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap bencana alam di Sumatra. Keputusan ini diumumkan oleh Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, yang mengajak masyarakat untuk menjadikan momen pergantian tahun sebagai perenungan dan doa bersama.

Secara historis, Monas dan Ancol selalu menjadi pusat keramaian bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya selama libur panjang. Pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kepala UPK Monas, Muhammad Isa Sarnuri, mencatat lebih dari 37.000 pengunjung per hari, dengan mayoritas wisatawan domestik. Angka ini menunjukkan kapasitas dan daya tarik kedua lokasi tersebut sebagai destinasi rekreasi. Implikasi dari perpanjangan jam operasional ini diharapkan dapat menyebar keramaian pengunjung, mengurangi penumpukan pada jam-jam tertentu, dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Pihak Ancol juga telah menyiapkan fasilitas penunjang seperti penambahan toilet dan unit Transcare untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Namun, peningkatan volume pengunjung juga menuntut kesiapan infrastruktur, manajemen kerumunan, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran penyakit, meskipun rincian protokol spesifik untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 belum diuraikan secara eksplisit dalam informasi yang tersedia. Konser Peduli Sumatra di Ancol pada malam tahun baru menandakan pergeseran narasi perayaan, mengintegrasikan hiburan dengan pesan kemanusiaan yang lebih mendalam, suatu langkah yang berpotensi membentuk persepsi publik dan tren pariwisata yang lebih bertanggung jawab di masa depan.