Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Prabowo Dorong Ambulans Udara untuk Penanganan Darurat Pasien di Aceh

2025-12-08 | 16:33 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-08T09:33:12Z
Ruang Iklan

Prabowo Dorong Ambulans Udara untuk Penanganan Darurat Pasien di Aceh

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penggunaan helikopter untuk evakuasi pasien darurat di Aceh, menyusul laporan mengenai fasilitas kesehatan yang belum beroperasi penuh akibat akses jalan yang terputus. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Aceh pada Minggu malam, 8 Desember 2025, sebagai respons terhadap kondisi darurat pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

Keputusan ini diambil setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kepada Presiden bahwa beberapa rumah sakit di Aceh tidak dapat berfungsi optimal lantaran jalur akses yang tertutup. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan nyawa pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. Enam kabupaten, yaitu Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, dilaporkan memiliki rumah sakit yang belum beroperasi normal karena keterbatasan akses jalan, gangguan pasokan listrik 24 jam, serta ketersediaan bahan bakar untuk operasional rumah sakit yang terbatas.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa gelombang kedua kematian pascabencana sering kali disebabkan oleh penyakit, terutama pada ibu hamil yang mengalami keterlambatan persalinan serta pasien cuci darah yang tidak dapat menjalani terapi rutin. Risiko serius seperti sesak napas, pembengkakan, kegelisahan, hingga kejang dapat dialami pasien jika tidak mendapatkan tindakan medis yang vital.

Menanggapi situasi kritis ini, Pemerintah telah mengerahkan berbagai upaya. Kementerian Pertahanan, misalnya, telah menyiapkan tiga helikopter independen khusus yang difungsikan sebagai tim kesehatan bergerak di setiap provinsi terdampak. Helikopter ini bertugas untuk berkeliling ke lokasi pengungsian, melakukan pemeriksaan, dan memberikan layanan medis, tanpa dibebani tugas distribusi logistik. Selain itu, TNI Angkatan Laut juga telah mengerahkan bantuan medis besar-besaran, termasuk lima helikopter yang ditempatkan di kapal-kapal untuk misi pengintaian udara dan pengiriman bantuan cepat ke titik-titik terisolasi. BNPB juga telah menggunakan helikopter Sikorsky untuk mengirimkan genset berkapasitas besar ke RSUD Takengon di Aceh Tengah, guna memulihkan pasokan listrik di rumah sakit tersebut mengingat jalur darat yang terputus.

Presiden Prabowo juga memberikan penekanan khusus agar distribusi bantuan melalui udara tidak lagi dilempar dari helikopter, melainkan didaratkan menggunakan metode "sling rope" atau pendaratan langsung untuk memastikan integritas dan kualitas bantuan. Dalam rapat yang sama, Prabowo menegaskan prioritas untuk memenuhi kebutuhan makan bagi dokter dan tenaga kesehatan di wilayah terdampak, bahkan menginstruksikan pengerahan dokter magang dan dokter koas ke titik-titik bencana untuk mengatasi kekurangan tenaga medis yang ada. Upaya ini merupakan bagian dari fokus pemerintah dalam penanganan pascabanjir yang komprehensif, mencakup perbaikan infrastruktur dan rehabilitasi area terdampak.