
PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), melalui Mayapada Healthcare, menyelenggarakan program pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU) di lokasi kerja bagi 1.111 karyawan ekosistem Mayapada Group pada akhir Desember 2025 di Mayapada Tower, Sudirman, Jakarta, menegaskan pergeseran paradigma perusahaan dalam memprioritaskan kesehatan karyawan sebagai investasi strategis. Inisiatif ini, yang mencakup karyawan dari Bank Mayapada, Sompo Insurance, dan pengelola Mayapada Tower 2, menandai upaya konkret mendukung budaya kerja sehat di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan preventif dan tantangan kesehatan kerja di Indonesia.
Layanan MCU di lokasi kerja ini bukan sekadar pemeriksaan standar, melainkan menghadirkan teknologi medis berstandar internasional langsung ke tempat kerja. Chief Commercial Officer Mayapada Healthcare, Benjamin Winoto, menekankan bahwa program ini merupakan langkah preventif krusial untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini, memungkinkan karyawan bekerja lebih produktif dalam lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Dukungan jaringan Mayapada Hospital di Jakarta Selatan, Kuningan, dan Tangerang, serta Mayapada Eye Centre (MEC), memastikan layanan yang menyeluruh dan terintegrasi. Program yang mengusung misi 'Kolaborasi Erat, Mayapada Group Ecosystem Sehat' ini meliputi Sugar Clinic berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk skrining risiko diabetes, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), HbA1c, tekanan darah, rekam jantung (EKG), pemeriksaan mata, dan layanan Chest Pain Unit untuk deteksi dini gangguan jantung. Benjamin Winoto lebih lanjut menyatakan bahwa kesehatan karyawan dipandang sebagai investasi strategis yang berdampak langsung pada produktivitas, ketahanan organisasi, dan pertumbuhan jangka panjang.
Secara historis, pemeriksaan kesehatan karyawan seringkali dipandang sebagai formalitas administratif atau respons terhadap regulasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019 tentang Kesehatan Kerja mewajibkan upaya kesehatan kerja terpadu dan berkesinambungan. Namun, data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa perusahaan yang rutin melakukan MCU mengalami penurunan kasus ketidakhadiran kerja akibat sakit hingga 40%, sementara studi di Journal of Occupational Health mencatat peningkatan efisiensi kerja hingga 25% pada perusahaan dengan program MCU rutin. Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih menjadi perhatian serius; pada tahun 2024, 319.224 kasus kecelakaan kerja dilaporkan, dan jumlah klaim jaminan kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan mencapai 462.241 kasus pada tahun 2025, meningkat dari 370.747 kasus pada tahun 2023. Realitas ini mendorong perusahaan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih proaktif dan holistik terhadap kesehatan karyawan.
Inisiatif Mayapada Healthcare dengan layanan MCU di lokasi kerja merefleksikan tren global dan nasional yang berkembang di sektor "wellness economy". Pada tahun 2024, nilai transaksi industri wellness di Indonesia mencapai sekitar Rp 113 triliun (setara 6,8 miliar dolar AS), menempatkan Indonesia di urutan ke-18 dunia dengan pertumbuhan ekonomi wellness sebesar 6,69%. Ketua Umum Perkumpulan Pelatih dan Instruktur Wellness, SPA, dan Kecantikan Indonesia (PILAR WELLSKIN), Annie Savitri, menyebut angka tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pengalaman healing yang menyeluruh. Dengan menghadirkan layanan kesehatan yang nyaman dan efisien langsung di lingkungan kerja, Mayapada Healthcare memastikan pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan tanpa mengganggu produktivitas karyawan, demikian menurut pernyataan Charlie dari Mayapada Healthcare. Arif Liem, Chief People Officer Bank Mayapada, menambahkan bahwa inisiatif pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang ekosistem Mayapada Group dalam memperkuat daya saing organisasi.
Implikasi jangka panjang dari program MCU di lokasi kerja ini melampaui kepatuhan regulasi. Dengan deteksi dini penyakit dan kondisi kesehatan, perusahaan dapat mengurangi klaim asuransi kesehatan, meminimalkan biaya perawatan jangka panjang, dan mempertahankan tenaga kerja yang lebih sehat dan loyal. Karyawan merasa dihargai dan memiliki akses lebih mudah ke perawatan preventif, yang pada gilirannya meningkatkan moral dan retensi. Kolaborasi Mayapada Healthcare dengan mitra strategis seperti BMW Astra, yang menyediakan layanan test drive di lokasi, menunjukkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kesehatan dengan gaya hidup berkualitas. Pendekatan ini memposisikan kesehatan karyawan bukan sekadar beban, melainkan sebagai aset vital yang menopang ketahanan operasional dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan di tengah dinamika pasar tenaga kerja yang kian kompetitif. Ke depan, integrasi teknologi dan layanan kesehatan yang dipersonalisasi di tempat kerja diperkirakan akan menjadi norma, membentuk fondasi budaya kerja yang lebih sehat dan produktif secara fundamental.