:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462407/original/002808800_1767577774-north_west6__1_.jpg)
North West, putri dari Kim Kardashian dan Kanye West, yang kini berusia 12 tahun, baru-baru ini menampilkan liontin berlian 106 karat, tindik di pangkal hidung, dan kawat gigi atau "grills" berwarna hitam melalui serangkaian video di platform TikTok. Penampilan berani ini sekali lagi memicu perdebatan sengit di kalangan publik dan media mengenai batas-batas ekspresi gaya personal anak selebriti dan peran orang tua dalam membentuk citra publik mereka.
Liontin berlian berbentuk tengkorak berbobot 106 karat tersebut merupakan hadiah Natal dari ibunya, Kim Kardashian. Perhiasan mewah yang dirancang khusus oleh Alex Moss New York ini dihiasi berlian alami, dengan nilai estimasi mencapai angka enam digit. West dilaporkan terlibat aktif dalam proses desain kalung tersebut, yang dilengkapi rantai duri dan liontin tengkorak bermata biru dengan ukiran namanya di bagian belakang. Hadiah tersebut juga termasuk gelang kulit berduri yang serasi dengan 22,76 karat berlian VVS putih alami.
Adapun tindik yang terlihat di pangkal hidungnya, yang dikenal sebagai "bridge piercing", diyakini kuat sebagai tindik palsu. Kim Kardashian sebelumnya menjelaskan bahwa putrinya dan teman-temannya sering bereksperimen dengan tato dan tindik palsu sebagai bagian dari "look" atau "kostum," terutama saat Halloween. Ini bukan kali pertama North West mengenakan aksesoris wajah yang memicu kontroversi, seperti tato wajah palsu atau tindik jari palsu.
Sementara itu, kawat gigi atau "braces" yang sempat menarik perhatian publik pertama kali dipamerkan oleh North West pada Desember 2021 melalui TikTok, saat ia masih berusia delapan tahun. Perkembangan "perjalanan giginya" terus berlanjut, dan dalam video terbarunya, ia menampilkan "grills" berwarna hitam, sebuah gaya yang lebih ekstrem dibandingkan kawat gigi ortodontik awal.
Gaya busana dan pilihan kecantikan North West yang terus-menerus memicu diskusi bukan hal baru. Sejak usia muda, ia sering menjadi sorotan karena mengenakan pakaian desainer mewah, rambut berwarna cerah, dan aksesoris yang dinilai "terlalu dewasa" oleh sebagian kalangan. Misalnya, pada usia 12 tahun, North pernah mengenakan korset ketat dan rok mini yang memicu kritik. Kim Kardashian konsisten membela pilihan putrinya, menekankan pentingnya North mengekspresikan kreativitasnya. "Jika dia ingin rambut biru, ya sudahlah. Itu membuatnya sangat bahagia. Saya tidak akan pernah mengambil kreativitas itu darinya," kata Kardashian dalam sebuah wawancara pada Oktober 2025. Ayahnya, Kanye West, yang sebelumnya dilaporkan tidak menyukai North aktif di media sosial, kini disebut "menyukainya" dan mendukung rambut biru serta selera modenya.
Fenomena anak selebriti yang berinteraksi dengan barang-barang mewah bernilai fantastis dan gaya yang provokatif mengundang pertanyaan mengenai normalisasi konsumsi ekstrem dan dampak jangka panjang pada identitas anak yang tumbuh di bawah pengawasan publik. Pemberian perhiasan jutaan dolar dan akses ke gaya busana yang tidak konvensional pada usia dini mencerminkan pergeseran dalam budaya selebriti, di mana batasan antara masa kanak-kanak dan citra publik dewasa semakin kabur. Para kritikus berpendapat bahwa paparan semacam itu dapat menciptakan ekspektasi yang tidak realistis dan mempercepat hilangnya "kepolosan masa kanak-kanak". Namun, pendukung gaya North West melihatnya sebagai bentuk ekspresi diri dan seni, mencerminkan lingkungan mode dan hiburan tempat ia dibesarkan. Penggunaan media sosial, terutama TikTok, oleh North West juga berperan besar dalam mempercepat penyebaran gaya ini dan memicu dialog global tentang pola asuh selebriti dan kebebasan berekspresi. Instagram North West yang diluncurkan pada Desember 2025 bahkan sempat dihapus setelah menghadapi gelombang kritik atas postingan gaya dan penampilannya. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada pembelaan dari orang tua, sorotan dan reaksi publik terhadap pilihan gaya anak selebriti tetap menjadi faktor signifikan dalam narasi kehidupan mereka.