
Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang gencar dilakukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menemukan fakta mengejutkan: 1.547 anak usia sekolah di wilayah tersebut terdeteksi mengidap hipertensi. Hasil skrining CKG anak sekolah per Agustus 2025 oleh Dinas Kesehatan Pangkep menunjukkan bahwa masalah darah tinggi, yang umumnya menyerang usia dewasa, kini mulai mengintai kelompok anak-anak.
Dari total kasus tersebut, rinciannya meliputi 1.404 kasus hipertensi tingkat 1 dan 143 kasus hipertensi tingkat 2. Penemuan ini menjadi sebuah "alarm" bagi pentingnya memulai upaya pencegahan jauh lebih awal, demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Herlina, SKep, MKes.
Program CKG di Pangkep juga mengungkapkan bahwa masalah karies gigi masih mendominasi dengan 6.946 kasus. Namun, munculnya penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi pada anak sekolah menjadi sorotan serius karena terkait dengan gaya hidup.
Secara lebih luas, program CKG di Provinsi Sulawesi Selatan yang telah berjalan sepanjang tahun 2025 berhasil menyingkap "fenomena gunung es" terkait kondisi kesehatan masyarakat. Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan partisipasi peserta CKG terbanyak kedua secara nasional, dengan melibatkan 2.079.000 warga dari 24 kabupaten/kota dan tingkat kehadiran mencapai 95% dari total 9,4 juta jiwa warga Sulsel yang diperiksa. Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati, menyebut karies gigi dan penyakit kardiovaskular (termasuk hipertensi) sebagai dua masalah kesehatan paling dominan yang ditemukan. Untuk Pangkep sendiri, kabupaten ini mencatat performa terbaik dalam pelaksanaan CKG dengan tingkat kehadiran tertinggi sebesar 98,85 persen dan cakupan layanan mencapai 84 persen.
Dinas Kesehatan Pangkep telah menerapkan strategi "jemput bola" untuk menyukseskan program CKG. Siasat persuasif ini dilakukan karena tantangan geografis dan sosial, termasuk pola pikir masyarakat yang enggan mendatangi fasilitas kesehatan karena takut penyakitnya ketahuan. Efektivitas strategi ini terlihat dari data temuan penyakit, di mana selain hipertensi pada anak sekolah, kasus karies (53.915) dan merokok (24.047) juga menjadi kasus terbanyak secara umum di Pangkep.