:strip_icc()/kly-media-production/medias/4287439/original/055079300_1673398554-063_1455603672.jpg)
Supermodel Heidi Klum telah menarik perhatian publik setelah mengungkapkan dirinya menjalani pembersihan cacing parasit menggunakan ramuan herbal yang disebutnya ngetren, sebagian besar dipicu oleh konten yang dilihatnya di media sosial. Klum, 52 tahun, menyatakan bahwa ia dan suaminya, Tom Kaulitz, memulai proses "pembersihan cacing dan parasit" ini setelah sering melihat unggahan tentang tren tersebut di lini masa Instagram-nya.
"Semua yang saya dapatkan di Instagram saya saat ini adalah tentang cacing dan parasit," ungkap Klum kepada Wall Street Journal pada Agustus lalu, seraya menambahkan bahwa ia mendengar pembersihan ini seharusnya dilakukan setahun sekali dan merasa tertinggal karena belum pernah melakukannya. Ia menyatakan keyakinannya bahwa "rupanya, kita semua memiliki parasit dan cacing," terutama bagi mereka yang sesekali mengonsumsi makanan mentah seperti sushi.
Proses pembersihan yang dijalani Klum melibatkan konsumsi ramuan herbal, termasuk cairan yang ia gambarkan "sangat menjijikkan." Ia menyebutkan cengkeh dan biji pepaya sebagai bahan yang digunakan, yang menurutnya tidak disukai parasit. Klum juga mengunggah video proses tersebut di Instagram-nya, menunjukkan cairan keruh yang ia aduk, bersama pil yang tidak teridentifikasi dan berbagai produk lainnya. Ia menambahkan bahwa pembersihan ini merupakan "sesuatu yang besar" dan harus dilakukan selama berbulan-bulan. Setelah menyelesaikan dua putaran, Klum dan Kaulitz mengaku "merasa hebat," meskipun ia tidak yakin apakah ada "sesuatu yang terjadi" dalam hal pengeluaran parasit.
Tren pembersihan parasit ini telah meningkat pesat di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, dengan tagar #parasitecleanse menghasilkan puluhan ribu unggahan yang menganjurkan metode tersebut. Pencarian untuk "pembersihan parasit" sendiri telah melonjak sejak Juli 2021.
Namun, komunitas medis menyuarakan skeptisisme yang kuat terhadap klaim yang terkait dengan tren ini. Para ahli gastroenterologi dan spesialis penyakit menular memperingatkan bahwa kecil kemungkinannya rata-rata orang memiliki parasit aktif di usus mereka. Dr. Peter Mannon, seorang ahli gastroenterologi, menyatakan, "Sangat tidak mungkin rata-rata orang berjalan-jalan dengan parasit aktif di usus mereka. Saya akan mempertanyakan kegunaan pembersihan parasit ini."
Profesor James Dooley, seorang ahli mikrobiologi di Ulster University, menyebut tren "pembersihan cacing" ini sebagai "omong kosong pseudosains" dan menegaskan "sama sekali tidak ada bukti ilmiah yang kuat" untuk mendukungnya. Para dokter juga memperingatkan bahwa suplemen herbal dan minyak yang digunakan dalam pembersihan ini, yang seringkali tidak diatur dan tidak disetujui FDA, dapat berpotensi berbahaya. Bahan-bahan tertentu seperti minyak wormwood dan minyak cengkeh, jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, bahkan dapat memicu kejang dan kehilangan kesadaran.
Para ahli kesehatan menyarankan bahwa pembersihan parasit yang digerakkan oleh media sosial ini tidak terbukti secara medis dan dapat menimbulkan efek samping yang mengkhawatirkan, seperti dehidrasi, mual, dan gangguan keseimbangan elektrolit. Mereka menekankan bahwa diagnosis profesional dan perawatan medis khusus sangat penting jika seseorang benar-benar mengalami gejala infeksi parasit.