Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Wanita Tewas Tragis: Terinjak Botol Asam Fluorida Picu Keracunan Fatal

2025-12-01 | 00:18 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-30T17:18:01Z
Ruang Iklan

Wanita Tewas Tragis: Terinjak Botol Asam Fluorida Picu Keracunan Fatal

Seorang wanita berusia 52 tahun, diidentifikasi sebagai Tu, meninggal dunia di Hangzhou, China, setelah secara tidak sengaja menginjak botol bekas berisi sisa asam fluorida pada 9 September 2025. Insiden tragis ini memicu kekhawatiran publik mengenai pengelolaan limbah berbahaya.

Tu sedang berjalan melewati lereng bukit di belakang kompleks perumahan yang akan dihancurkan ketika ia tanpa sadar menginjak wadah tua yang berisi zat kimia korosif tersebut. Begitu wadah itu pecah atau bocor, asam fluorida segera mengenai kakinya dan menyebabkan reaksi hebat pada kulit dan jaringan di area kontak.

Setelah terpapar, Tu segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa ia mengalami ketidakseimbangan elektrolit yang parah serta gagal ginjal dan kerusakan organ pernapasan. Kondisinya terus memburuk selama lima hari. Tu akhirnya meninggal dunia karena gagal jantung dan paru-paru.

Anak perempuan Tu membagikan kabar duka ini di media sosial dengan nama akun “LIV Yuanbao,” menyatakan kepergian ibunya yang cepat dan menyedihkan.

Pihak kepolisian segera turun tangan dan menutup lokasi kejadian untuk dekontaminasi. Mereka juga menemukan dua botol asam fluorida lainnya yang ditinggalkan di tempat yang sama. Berdasarkan penyelidikan awal, zat berbahaya ini diduga ditinggalkan secara lalai oleh seorang petugas kebersihan bernama Ai, yang juga bertugas membersihkan dinding. Petugas hukum menyebut bahwa Ai dapat menghadapi hukuman penjara hingga tujuh tahun karena kelalaian dalam menyimpan atau membuang bahan berbahaya.

Para dokter dan ahli kimia telah mengeluarkan peringatan keras mengenai bahaya paparan asam fluorida. Asam fluorida, yang juga dikenal sebagai "air pelarut tulang" karena kemampuannya menembus kulit dan mengikis jaringan serta tulang, sangat korosif dan dapat berakibat fatal bahkan dalam jumlah kecil. Mereka menyarankan agar siapa pun yang terpapar, baik melalui kontak kulit atau terhirup, segera membilas area terdampak dengan air berlimpah, melepas pakaian yang terkontaminasi, dan segera mencari pertolongan medis.