Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Sophie Turner Jadi Lara Croft: Otot Kekar Hasil Latihan 8 Jam Sehari Terkuak!

2026-01-19 | 06:52 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-18T23:52:29Z
Ruang Iklan

Sophie Turner Jadi Lara Croft: Otot Kekar Hasil Latihan 8 Jam Sehari Terkuak!

Aktris Sophie Turner saat ini menjalani regimen pelatihan fisik yang intens, mencapai delapan jam sehari, lima hari seminggu, sejak Februari tahun lalu, dalam persiapannya memerankan karakter ikonis Lara Croft untuk serial Prime Video mendatang. Transformasi ini menjadi sorotan ketika Turner secara terbuka mengungkapkan jadwal latihan berat tersebut, yang bertolak belakang dengan minimnya pengalaman kebugaran intensifnya di masa lalu.

Pemeran Sansa Stark dalam Game of Thrones ini diumumkan sebagai Lara Croft pada November 2024, dengan Amazon MGM Studios merilis tampilan perdana Turner dalam kostum karakter pada Januari 2026, menandai dimulainya produksi. Turner sendiri menyatakan antusiasmenya, menyebut Lara Croft sebagai "karakter yang sangat ikonik" dan menjanjikan akan memberikan segalanya untuk peran tersebut. Peran ini menuntut lebih dari sekadar penampilan; Turner menekankan bahwa dia harus menjadi "secara fisik cukup mampu untuk melakukan rangkaian aksi yang menuntut dengan aman dan meyakinkan," sebuah perubahan signifikan dari peran-perannya sebelumnya.

Sebelum Turner, karakter Lara Croft telah dihidupkan dalam adaptasi live-action oleh Angelina Jolie dalam dua film pada awal 2000-an, dan kemudian oleh Alicia Vikander pada tahun 2018. Setiap aktris membawa interpretasi fisik yang berbeda, namun karakter inti sebagai arkeolog petualang yang tangguh tetap menjadi benang merah. Jolie, misalnya, mengungkapkan bahwa dia "berlatih dengan militer Inggris" untuk perannya, menunjukkan dedikasi fisik yang sudah ada sejak awal.

Dedikasi Turner, yang mengakui belum pernah serius berolahraga sebelum peran ini, menyoroti meningkatnya tuntutan fisik di Hollywood. Ia bahkan menemukan masalah punggung kronisnya selama pelatihan tersebut, sebuah pengungkapan yang menggarisbawahi intensitas prosesnya. Transisi ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri film, di mana aktor sering kali diharapkan untuk mengalami perubahan fisik drastis agar sesuai dengan karakter mereka. Sejarah Hollywood penuh dengan contoh-contoh aktor yang menjalani transformasi ekstrem, mulai dari Christian Bale yang kehilangan dan menambah berat badan secara signifikan untuk peran seperti di The Machinist dan Batman Begins, hingga Matthew McConaughey untuk Dallas Buyers Club, dan Hilary Swank untuk Million Dollar Baby. Chris Hemsworth, yang dikenal karena fisiknya sebagai Thor, juga menambahkan lebih dari 20 pon otot melalui latihan beban intensif.

Transformasi semacam ini tidak hanya membutuhkan disiplin fisik yang luar biasa, tetapi juga dukungan tim profesional yang terdiri dari pelatih pribadi dan ahli gizi. Namun, tekanan untuk mencapai standar fisik yang tidak realistis dalam waktu singkat dapat menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan dan dampaknya terhadap kesehatan mental serta fisik aktor. Beberapa pengamat industri dan ahli kebugaran menyoroti bahwa rutinitas pelatihan selebriti, meskipun mengesankan, seringkali tidak dapat dicapai atau sehat bagi individu biasa tanpa sumber daya dan pengawasan medis yang sama.

Latihan delapan jam sehari yang dijalani Turner untuk Lara Croft bukan hanya tentang membangun otot, melainkan juga tentang mengembangkan ketangkasan, daya tahan, dan kemampuan bertarung yang menjadi ciri khas karakter tersebut. Ini menandai pergeseran signifikan dalam karier Turner menuju peran yang lebih aktif secara fisik, dan memberikan gambaran tentang tingkat komitmen yang diharapkan dari bintang-bintang di era hiburan saat ini. Adaptasi fisik yang ekstrem menjadi bagian integral dari penceritaan, membentuk ekspektasi audiens, dan menetapkan standar baru untuk representasi karakter di layar.