:strip_icc()/kly-media-production/medias/5290224/original/056960700_1753094211-Screenshot_2025-07-21_173508.jpg)
Di tengah evolusi teknologi yang terus melaju, inovasi terbaru dalam dekorasi rumah kini hadir dalam bentuk toilet canggih yang mampu memindai tinja dan urine untuk memantau kesehatan penggunanya. Perangkat pintar ini mengubah kamar mandi dari sekadar ruang fungsional menjadi pusat pemantauan kesehatan pribadi yang proaktif, menjanjikan deteksi dini berbagai kondisi medis tanpa perlu pengumpulan sampel yang merepotkan.
Beberapa perusahaan dan institusi riset terkemuka berada di garis depan pengembangan teknologi ini. Duke University, misalnya, telah mengembangkan alat kecerdasan buatan yang dapat ditambahkan ke toilet standar untuk menganalisis tinja, membantu ahli gastroenterologi dalam mengelola masalah gastrointestinal kronis seperti penyakit radang usus (IBD) dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Penelitian ini dipilih untuk dipresentasikan pada Digestive Disease Week (DDW) 2021. Sementara itu, peneliti di Stanford University telah menciptakan toilet pintar eksperimental yang tidak hanya menganalisis feses dan urine untuk mendeteksi penyakit dan beberapa bentuk kanker, tetapi juga dapat mengidentifikasi pengguna melalui sidik jari dan bahkan "cetakan bokong" yang unik.
Di Indonesia, mahasiswa Telkom University juga telah menciptakan "Touchless Smart Toilet" berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi dan memprediksi kesehatan pengguna berdasarkan kondisi feses dan urine melalui pengenalan bentuk dan warna feses, serta warna urine menggunakan teknologi computer vision (CV) dan deep learning (DL) yang terintegrasi dengan aplikasi. Sistem ini dirancang sebagai alat pendukung medical check-up dan diharapkan dapat terintegrasi dengan rumah sakit untuk pemantauan kesehatan berkelanjutan.
Produk komersial juga mulai bermunculan. Kohler Health baru-baru ini meluncurkan Dekoda, sebuah aksesori yang dipasang di mangkuk toilet seharga $599 (sekitar Rp 10 jutaan) dan mulai dikirimkan pada Oktober 2025. Dekoda menggunakan sensor optik dan pembelajaran mesin untuk menilai status hidrasi, indikator kesehatan usus, serta mendeteksi keberadaan darah. Data ini disinkronkan ke aplikasi Kohler Health, meskipun layanan pemantauan kesehatannya memerlukan langganan bulanan sebesar $6.99 untuk satu orang atau $12.99 untuk keluarga hingga lima orang. Mirip, Throne One yang akan dikirimkan pada Januari 2026 dengan harga $399, juga menggunakan computer vision untuk memantau setiap pembilasan, menganalisis konsistensi, warna, dan penanda hidrasi tinja, serta melacak pola seiring waktu untuk mendeteksi tanda-tanda potensial IBS, kolitis, masalah ginjal, atau dehidrasi.
Perusahaan lain seperti Withings dengan U-Scan menawarkan pemindai seukuran telapak tangan yang terpasang di mangkuk toilet, dengan kartrid yang dapat memeriksa pH, keton, kadar vitamin C, dan bahkan hormon luteinizing untuk siklus ovulasi wanita. Startup asal Israel, OutSense, telah mengembangkan perangkat klip-on yang menggunakan AI-powered computer vision dan sensor multispektral untuk menganalisis limbah. Fokus utamanya adalah mencari darah tersembunyi dalam tinja, yang dapat menjadi tanda awal kanker kolorektal, serta memantau dehidrasi dan infeksi saluran kemih, dengan akurasi 90% dalam mendeteksi darah pada uji klinis.
Secara umum, toilet pintar ini mampu memantau berbagai parameter kesehatan vital dari feses dan urine, termasuk bentuk, konsistensi, warna, volume, laju aliran, kadar sel darah putih, protein, dan bahkan komposisi molekuler. Informasi ini penting untuk deteksi dini infeksi saluran kemih, diabetes, gagal ginjal, dan berbagai masalah pencernaan. Data yang terkumpul diunggah ke sistem berbasis cloud dan dapat diakses melalui aplikasi, memberikan umpan balik kesehatan individu yang akurat dan tepat waktu kepada pengguna atau penyedia layanan kesehatan.
Selain fungsi pemantauan kesehatan, toilet pintar modern juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang meningkatkan kenyamanan dan kebersihan seperti bidet otomatis dengan pengaturan suhu dan tekanan air, pemanas dudukan, pengering otomatis, sterilisasi UV, kontrol suara atau aplikasi smartphone, pencahayaan LED otomatis, dan fitur hemat air. Dengan integrasi teknologi canggih ini, toilet tidak lagi hanya menjadi perlengkapan dasar kamar mandi, tetapi bertransformasi menjadi perangkat kesehatan rumah tangga yang cerdas dan esensial.