:strip_icc()/kly-media-production/medias/3117262/original/052229100_1588325749-resep-rujak-cingur-e1578047011101.jpg)
Rujak cingur, hidangan khas Surabaya yang kaya rasa, selalu menjadi incaran para pencinta kuliner. Perpaduan unik antara sayuran segar, buah-buahan, tahu, tempe, lontong, dan potongan "cingur" atau moncong sapi yang direbus empuk, disiram dengan bumbu petis udang yang kental, menciptakan harmoni rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit asam. Di Kota Pahlawan ini, banyak warung rujak cingur legendaris dan populer yang menjamin kepuasan lidah. Berikut adalah dua belas rekomendasi tempat makan rujak cingur di Surabaya yang patut dicoba.
Pertama, Rujak Cingur Genteng Durasim yang telah berdiri sejak tahun 1938 atau 1943 dan dikenal sebagai salah satu yang paling legendaris. Keunikan tempat ini terletak pada penggunaan cobek batu tua yang konon sudah dipakai sejak awal berdirinya warung untuk meracik bumbu petis pekatnya yang didatangkan dari Sidoarjo. Satu porsi rujak di sini berisi cingur asli tanpa campuran, timun, tahu, tempe, mi kuning, nanas, dan mangga muda. Warung ini buka setiap hari pukul 11.00 hingga 17.00 WIB dengan kisaran harga Rp 35.000 hingga Rp 50.000.
Selanjutnya, Rujak Cingur Delta di Jalan Kayon Nomor 46D. Warung ini didirikan pada tahun 1988 oleh Bu Yuono dan dikenal karena mempertahankan keaslian rasa dari generasi ke generasi. Ciri khas Rujak Cingur Delta adalah tambahan mi kuning pada isiannya, serta bumbu petis pilihan yang didatangkan langsung dari Sidoarjo. Selain lokasi pusatnya, Rujak Cingur Delta juga memiliki cabang di beberapa tempat seperti Delta Plaza Mall dan ITC. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, dengan harga mulai dari Rp 35.000 per porsi.
Rujak Cingur Ahmad Jais juga menjadi destinasi kuliner yang tak kalah populer. Tempat makan ini sering dijadikan rujukan para selebriti dan pejabat yang berkunjung ke Surabaya. Berdiri sejak tahun 1970-an, rujak cingur di sini menyajikan porsi istimewa dengan campuran buah segar seperti nanas, kedondong, dan timun yang berpadu dengan petis kental nan gurih. Meskipun harganya tergolong lebih tinggi, sekitar Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per porsi, kualitas rasa yang ditawarkan sebanding. Warung ini buka pukul 12.00-17.00 WIB.
Bagi penggemar porsi melimpah, Rujak Cingur Cak No atau dikenal juga sebagai Rujak Cingur TVRI adalah pilihan tepat. Warung ini eksis sejak 1980-an dan berlokasi di Jalan Raya Dukuh Kupang Nomor 214. Sambal petis yang digunakan sangat kental dan pedas, serta cingurnya disajikan melimpah. Pengunjung dapat meminta tingkat kepedasan sesuai selera, dengan porsi yang mengenyangkan dan harga terjangkau, sekitar Rp 30.000 hingga Rp 32.000.
Tak jauh berbeda, Rujak Cingur Joko Dolog di Jalan Taman Apsari juga terkenal dengan porsi yang besar dan mengenyangkan. Potongan tempe, tahu, dan cingurnya berukuran besar dan banyak, dengan bumbu petis yang lumer menggoda selera. Satu porsi rujak cingur di sini dibanderol sekitar Rp 25.000. Warung ini buka pukul 10.00-16.00 WIB.
Selanjutnya, Rujak Cingur Bu Nur Aini Sedati yang berlokasi di perbatasan Surabaya-Sidoarjo, tepatnya di Jalan Raya Sedati Gede Nomor 66. Warung ini terkenal dengan porsi besar dan bumbu petis yang kental. Taburan bawang putih goreng menjadi ciri khas yang menambah cita rasa hidangan ini. Harga untuk rujak cingur di sini berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 50.000.
Rujak Cingur BBM (Bunda Bersama Mama) di Jalan Tenggilis Timur VII HH Nomor 1 menawarkan hidangan rujak cingur dengan bumbu petis khas. Kualitas rasa dan konsistensi bumbu menjadi faktor penting yang membuat tempat ini direkomendasikan. Satu porsinya dibanderol sekitar Rp 40.000 dan buka dari pukul 09.30 hingga 15.30 WIB.
Bagi yang mencari variasi, Rujak Cingur Mbak Mus Sidosermo di Kecamatan Wonocolo menawarkan rujak cingur campur yang berisi lontong, sayur cambah, kacang, kangkung, tahu, tempe, cingur, dan buah-buahan. Bumbu petis yang digunakan memiliki cita rasa khas dan tingkat kepedasannya bisa disesuaikan. Warung ini memiliki rating 4.2 di Google Maps dan buka pada hari Senin dan Selasa pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Tak ketinggalan, Rujak Cingur Bu Nasir menonjolkan tekstur dan kekenyalan cingur yang menggoda. Bumbu petisnya kaya rasa, berpadu sempurna dengan sayuran segar, buah-buahan, tahu, tempe, dan lontong yang dipilih dengan cermat. Warung ini memiliki rating tinggi 4.6 di Google Maps dan buka setiap hari pukul 08.00-15.30 WIB.
Kemudian ada Rujak Cingur Bu Mella yang sempat viral karena porsinya yang jumbo dan harganya yang relatif tinggi, mencapai Rp 60.000 per porsi, namun disebut sesuai dengan porsinya yang setara 2-3 porsi. Bu Mella tidak pelit bumbu dan cingur, serta menggunakan dua jenis petis, yaitu petis udang dan petis hitam Madura, dengan tingkat pedas yang bisa disesuaikan hingga belasan cabai. Warung ini berlokasi di Jalan Raya Wiguna Timur Nomor 42.
Pilihan yang lebih ramah di kantong adalah Rujak Cingur Bu Atun di depan Pusat Grosir Surabaya (PGS). Warung ini menawarkan rujak cingur dengan harga terjangkau, yaitu Rp 15.000 per porsi. Warung ini buka pukul 11.00-16.00 WIB.
Terakhir, Rujak Cingur Bu Mah di Pasar Atom Surabaya. Warung yang berdiri sekitar 20 tahun lalu ini dikenal dengan bumbu petis Madura yang hitam pekat, cenderung asin-gurih, dan uniknya, menggunakan pisang muda utuh yang tak dikupas dalam racikannya. Tersedia varian matengan (lontong, tahu, tempe, sayur, cingur, timun) dan mentahan (bengkuang, pepaya, nanas, kedondong), atau bisa juga dicampur keduanya.