Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Misteri Perut Pasien Terkuak: Dokter Temukan 120 Benda, Termasuk Pisau dan Paku

2025-11-28 | 16:06 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T09:06:19Z
Ruang Iklan

Misteri Perut Pasien Terkuak: Dokter Temukan 120 Benda, Termasuk Pisau dan Paku

Seorang pria berusia 39 tahun dari Tiongkok menjalani operasi darurat setelah dokter menemukan lebih dari 120 benda asing, termasuk pisau, paku, dan batang besi, di dalam perutnya. Kasus medis yang langka ini diungkapkan dalam jurnal Annals of Medicine and Surgery, menyoroti tantangan penanganan pasien dengan gangguan kesehatan mental.

Pasien tersebut awalnya dilarikan ke Rumah Sakit Tangshan Gongren setelah mengeluhkan perut membesar dan buang air besar berwarna hitam selama satu minggu. Meskipun tanda vitalnya stabil saat tiba di rumah sakit, pemeriksaan rontgen perut menunjukkan adanya banyak benda asing yang padat di dalam lambungnya. Hasil tes darah juga menunjukkan sedikit peningkatan jumlah sel darah putih.

Tim medis kemudian mengetahui bahwa pasien telah didiagnosis menderita skizofrenia selama delapan tahun dan sempat menjalani perawatan. Namun, lima tahun lalu, atas permintaan ibunya, pasien menghentikan pengobatannya. Sejak saat itu, ia mulai mengembangkan kebiasaan aneh menelan benda-benda yang tidak wajar. Setahun sebelum dirawat, orang tua pasien sempat menemukan sekrup dalam tinjanya, namun mereka hanya memberikan minyak wijen dan tidak mencari perawatan medis lebih lanjut, tidak menyadari bahwa pasien terus menelan benda-benda logam secara diam-diam.

Melihat kondisi mental pasien, dokter memutuskan untuk memberikan penanganan psikiatri terlebih dahulu selama dua minggu, sambil terus memantau tanda-tanda vitalnya secara ketat. Setelah ada perbaikan signifikan pada gejala mentalnya, prosedur operasi laparotomi akhirnya dilakukan.

Selama operasi, dokter berhasil mengeluarkan total 120 benda asing dari lambung pasien. Benda-benda tersebut meliputi kunci, paku, batang besi, jarum, gunting, pemotong kuku, pisau kecil, dan sendok kuping. Meskipun lambung mengalami pelebaran, tidak ditemukan adanya tumor atau perlengketan.

Operasi berjalan lancar dan berhasil. Pasien dilaporkan merasa lebih baik dan tidak lagi mengalami nyeri atau ketidaknyamanan pada perutnya. Pemindaian CT ulang menunjukkan bahwa lambung pasien sudah bersih dari semua benda asing. Pasien dianjurkan untuk melanjutkan konsumsi obat antipsikotik dan melakukan kontrol rutin dengan penyedia layanan kesehatan jiwa untuk evaluasi lebih lanjut.