Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Ratusan Susuk Emas Terdeteksi di Lutut Pasien: Penemuan Mengejutkan Dokter Lewat Rontgen

2025-12-05 | 17:52 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T10:52:59Z
Ruang Iklan

Ratusan Susuk Emas Terdeteksi di Lutut Pasien: Penemuan Mengejutkan Dokter Lewat Rontgen

Dokter di Korea Selatan dikejutkan oleh temuan ratusan benang emas yang tertanam di lutut seorang pasien wanita berusia 65 tahun. Temuan ini terungkap melalui hasil rontgen saat pasien mencari pertolongan medis untuk nyeri lutut yang berkepanjangan. Pasien tersebut sebelumnya didiagnosis menderita osteoartritis lutut, sebuah kondisi degeneratif pada sendi yang menyebabkan nyeri dan kekakuan.

Sebelumnya, pasien telah mencoba berbagai pengobatan medis konvensional, termasuk obat pereda nyeri, obat antiinflamasi non-steroid (OAINS), dan suntikan steroid langsung ke lutut, namun nyerinya tidak kunjung membaik. Karena tidak ada perubahan, pasien beralih ke pengobatan alternatif berupa akupunktur. Ia menjalani terapi akupunktur setiap minggu, bahkan meningkatkan intensitasnya ketika rasa sakit semakin parah.

Saat pasien kembali ke rumah sakit karena kondisinya yang memburuk, hasil rontgen menunjukkan adanya penebalan dan pengerasan tulang kering di bagian dalam sendi lutut, serta pertumbuhan tulang kecil atau bone spurs di sekitar sendi lutut. Bersamaan dengan itu, dokter melihat ratusan bintik kecil pada rontgen di sekitar sendi lutut, yang kemudian teridentifikasi sebagai benang-benang emas berukuran kecil. Benang-benang emas ini dimasukkan sebagai bagian dari terapi akupunktur yang dijalani pasien dan sengaja ditinggalkan dalam jaringan untuk memberikan stimulasi berkelanjutan.

Akupunktur dengan benang emas cukup umum digunakan di Asia untuk mengobati osteoartritis maupun artritis reumatoid. Dalam banyak kasus serupa, benang-benang tersebut seringkali dibiarkan tetap di tempatnya dan tidak diangkat oleh dokter. Namun, perlu diketahui bahwa belum ada bukti ilmiah yang jelas mengenai efektivitas metode ini untuk mengatasi masalah sendi. Secara medis, keberadaan benang emas ini dikenal sebagai corpus alienum atau benda asing dalam tubuh. Susuk, yang seringkali terbuat dari logam mulia seperti emas, dapat terlihat jelas melalui pencitraan radiografi karena sifat radioopak dari logam tersebut. Meskipun jarang menyebabkan komplikasi langsung, benang emas ini dapat bermigrasi dalam tubuh, dan fragmennya berpotensi merusak jaringan sekitar. Beberapa ahli juga memperingatkan bahwa adanya benang emas dalam tubuh dapat menghalangi pasien untuk menjalani pemeriksaan MRI karena risiko logam berpindah dan merusak pembuluh darah.